Selamat siang sahabat irwan, Layanan iklan Google Adsense memang tampak menggiurkan dengan penghasilan yang mungkin didapat dari menaruh iklan di web atau blog. Namun ternyata layanan iklan buatan Google ini bisa pula merugikan.

    Sebagaimana diketahui, Google adalah raksasa perusahan internet di dunia dengan pendapatan iklan paling banyak. Google juga memberikan layanan iklan bernama Google Adsense untuk digunakan oleh seluruh situs di dunia yang menginginkannya. Si pengiklan akan dibayar oleh Google di tiap iklan Google Adsense yang dipasang dan di-klik oleh pengunjung. Namun jika salah dalam menggunakannya, layanan Google Adsense ini malah membuat rugi.

    Hal ini dikarenakan Google hanya akan membayar pengelola web atau blog setiap seorang pengunjung meng-klik iklan tersebut. Jika tak ada yang meng-klik, maka tak akan ada bayaran. Padahal slot iklan yang sudah disediakan tersebut tidaklah gratis.

    Edi Taslim, salah seorang pakar komputasi marketing, mengatakan penggunaan Google Adsense bisa menguntungkan dan juga bisa merugikan. "Bisa menguntungkan, bisa juga merugikan. Menguntungkan jika iklan dari Google Adsense hanya digunakan pada inventory (slot iklan) non-premium, tapi bisa merugikan jika Google Adsense digunakan di seluruh inventory yang ada pada media tersebut. Yang saya kutif dari (www.okezone.com)

    Untuk sebuah situs web atau blog yang sudah memiliki rating trafik tinggi di dunia maya, ini bisa menjadi salah satu kerugian tersendiri. Bagaimana tidak, sebuah slot iklan yang digunakan oleh Google Adsense bisa mendapat keuntungan atau bayaran lebih besar jika digunakan untuk mengiklan produk lain.

    Seperti dikutip dari AdAge, berdasarkan data yang dirilis Evidon tentang impresi iklan sebuah layanan iklan setiap bulannya, Google Adsense menempati peringkat keempat dengan 59,2 miliar iklan setiap bulan. selengkapnya tentang sukses dengan adesense

      wasaalam.... (irwanteaa.blogspot.com)




    Teknik pemasaran bisa dikatakan kunci keberhasilan penjualan produk. Kemampuan andal dalam memasarkan produk atau jasa bisa jadi lebih penting dari produk itu sendiri. Teknik pemasaran yang baik perlu didukung strategi pemasaran yang efektif.

     Dengan strategi pemasaran efektif, proses pemasaran (marketing) yang inovatif dapat ditemukan. Bahkan, strategi ini menyebabkan pelanggan semakin loyal. Namun, jangan abaikan kualitas produk sebagai unsur penting dalam proses pemasaran.

    Selanjutnya, rancanglah strategi pemasaran yang efektif. Ini dilakukan agar proses pemasaran berlangsung terkontrol, dinamis, dan kreatif. Ada enam langkah strategi pemasaran yang dapat Anda terapkan.

    Pertama, kenali pelanggan Anda. Identifikasi target pasar (target market) Anda memudahkan Anda menyusun strategi pemasaran yang efektif. Anda dapat menentukan target pasar kelompok usia 15-30 tahun jika memasarkan produk sepeda sport. Atau Anda dapat menentukan perempuan kelompok usia 20-35 tahun jika memasarkan produk sepatu wedges. Dengan mengetahui target pasar, Anda dapat terhindar dari waktu dan biaya sia-sia.

    Kedua, lakukan promosi. Kenalkan produk Anda kepada konsumen. Anda harus melakukan promosi secara konsisten, kontinu, dan kreatif. Misalnya, ketika bepergian bawahlah brosur, pamflet, atau leaflet produk Anda. Selanjutnya, bagikan kepada teman Anda atau sebarkan di tempat umum. Anda juga dapat memanfaatkan jejaring sosial seperti facebook atau twitter dalam mengenalkan produk Anda. Dengan sendirinya, Anda akan menemukan pelanggan yang membutuhkan produk Anda.

    Amati pula strategi promosi pesaing Anda. Jika promosi Anda lebih unik dan menarik, teruskan strategi promosi tersebut. Jangan lupa, promosi dari mulut ke mulut. Karena itulah, siapkan diri Anda untuk menciptakan kenyamaan bagi pelanggan. Pelanggan yang puas dengan produk Anda akan menjadi pelanggan loyal. Tidak menutup kemungkinan, pelanggan tersebut dapat menarik pelanggan baru
    .
    Ketiga, pilih lokasi strategis. Pemilihan tempat termasuk faktor penting dalam strategi pemasaran yang efektif. Perhatikan toko roti Holland Bakery yang terletak di jalanan ramai. Ini strategi pemilik toko dalam meraih pelanggan potensial. Usahakan memilih lokasi yang tepat dan strategis sehingga bisnis Anda lebih mudah diakses pelanggan.

    Keempat, gunakan internet marketing. Internet marketing termasuk salah satu strategi pemasaran yang efektif. Mengapa? Anda dapat mengetahui selera dan kebutuhan pelanggan. Anda dapat mempromosikan bisnis Anda di media sosial. Dewasa ini, jual beli online berkembang pesat. Ini menunjukkan pelanggan nyaman belanja di luar jam buka toko dan lebih privasi. Di internet, Anda memiliki ruang inovasi lebih luas.

    Kelima, jalin hubungan dengan pelanggan. Mempertahankan pelanggan lama lebih mudah daripada mencari pelanggan baru. Bayangkan, biaya untuk mencari pelanggan baru sekitar 6 kali lipat daripada mempertahankan pelanggan lama. Karena itulah, buatlah database pelanggan. Anda dapat mencatat data tentang pelanggan. Anda sebaiknya menghubungi pelanggan secara berkala. Anda dapat memberi informasi tentang promo produk kepada pelanggan. Joe Girard, salesman otomotif, menyatakan kunci sukses dalam marketing adalah selalu memelihara hubungan baik dengan pelanggan.

    Keenam, the Power of Focus. Kekuatan fokus mampu mengantarkan Apple meraih kesuksesan. Appel memfokuskan pada produknya hingga menghasilkan miliaran dolar. Kesuksesan diraih Apple karena fokus pada sumber daya dan produk lebih sedikit, tapi inovatif. Kini, persaingan yang ketat dapat Anda menangkan dengan strategi pemasaran yang tepat. Selain itu, Anda juga dapat melahirkan ide inovatif untuk memenangkan pasar.


    Banyak pelaku pemasaran telah menggunakan Facebook untuk memperluas jangkauan pemasarannya dengan melakukan pengiklanan pemasaran di sosial media. Karena ketersediaan berbagai jenis iklan serta kemampuan ‘targeting’ yang fleksibel, lebih banyak pebisnis menggunakan Facebook untuk membantu pencapaian obyektif mereka. Misalnya ingin mendongkrak target penjualan dengan cepat? Atau berupaya untuk meningkatkan eksposur untuk produk terbaru Anda? Memanfaatkan kekuatan konten dan media sosial untuk sarana pemasaran produk dapat membantu meningkatkan audiens dan basis konsumen.

    Akan tetapi, memulai untuk memasarkan produk anda dengan media sosial sangatlah menantang. Penting bagi anda untuk mengetahui fundamental pemasaran lewat media sosial. 

    Simaklah "Tips dibawah ini untuk membantu anda meningkatkan penjualan produk secara online melalui media sosial. 
    1. Mendengarkan 
    Sukses memasarkan produk dengan konten dan media sosial membutuhkan lebih banyak mendengarkan dibandingkan berbicara. Bacalah konten target pasar anda dan bergabunglah dalam forum diskusi untuk mempelajari apa yang penting bagi mereka. 

    2. Fokus 
    Lebih baik anda fokus dibandingkan melakukan segala hal tapi setengah-setengah. Strategi pemasaran via konten dan media sosial yang fokus dibutuhkan guna membentuk brand yang kuat. Dengan demikian, anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk sukses dibandingkan memakai strategi yang terlalu luas. 


    3. Kualitas 
    Kualitas mengalahkan kuantitas. Lebih baik memiliki 1.000 koneksi yang sudah pasti membaca, berbagi, dan membicarakan konten anda dengan sesamanta dibandingkan 10.000 koneksi yang menghilang setelah satu kali saja berhubungan dengan anda. 

    4.  Kesabaran 
    Pemasaran melalui konten dan media sosial tidak sukses dalam waktu semalam. Anda harus ekstra sabar dan benar-banr berkomitmen dalam jangka panjang untuk mencapai hasil yang anda inginkan. 

    5. Meracik Konten 
    Apabila anda mempublikasikan konten yang luar biasa dan berkualitas, serta bekerja untuk membangun audiens online anda yang berisikan followers yang berkualitas, mereka akan membaginya dengan audiens mereka sendiri, baik di Twitter, Facebook, LinkedIn, blog pribadi, dan sebagainya. 

    Masih banyak ilmu dan kiat yang bisa anda pelajari mengenai pemasaran menggunakan konten dan media sosial untuk bisnis anda...

    Ilustrasi
    Elektronic Commerce (e-commerce) merupakan sistem mekanisme transaksi jual beli yang menggunakan internet sebagai media komunikasinya. Misalkan transaksi melalui elektronic mail (e-mail) dan aplikasi berbayar dapat dikatakan sebagai e-commerce.

    Menurut mantan Kepala Sub Direktorat Manajemen Transformasi, Direktorat Transformasi Proses Bisnis, Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak, Nurfransa Wira Sakti Alias Frans, perkembangan e-commerce sangat cepat di Indonesia.

    Dia menjelaskan, pada 2010 masyarakat mulai mengakses internet melalui Personal Computer (PC). Lalu pada 2015, masyarakat diyakini sudah menggunakan ponsel pintar untuk mengakses internet untuk e-commerce.

    Banyak sekali bentuk transaksi e-commerce, namun sampai saat ini pada akhirnya transaksi tersebut masuk ke dalam empat model yang ada. Model ini dibuat untuk menentukan usahanya masuk ke model mana.

    saat ini ada empat jenis model pajak e-commerce yang telah dipetakan Ditjen Pajak pada Lampiran Surat Edaran Nomor SE-62/PJ/2013 (SE-62) tentang Penegasan Ketentuan Perpajakan atas Transaksi E-commerce.

    Pertama, yakni Online Marketplace. Yakni situs yang menyediakan jasa internet pada para penjual untuk menjajakan dagangan lewat dunia maya. contohnya, seperti bukalapak.com.
    Kedua, yakni classified ads. Ini adalah situs untuk memajang konten (teks, grafikm vidoe dan informasi) barang bagi pengiklan untuk memasang iklan untuk pengguna iklan melalui situs yang disediakan. contohnya adalah berniaga.com.

    Yang ketiga, adalah Daily Deals. Ini merupakan situs kegiatan usaha berupa situs daily deals sebagai tempat penjual. Situs jual beli dengan menggunakan voucher sebagai sarana pembayaran. contoh: dealgoing.com.

    Sedangkan yang terakhir, adalah Online Retail. Yakni situs jual beri barang atau jasa oleh penyelenggara online retai kepada pembeli di situs online ritail. Contoh:gramedia.com.


    Hampir Hari kita mengakses internet dan  kita disuguhi iklan online. Bahkan iklan bisa tiba-tiba muncul menutup penuh layar komputer/hp ketika kita lagi asik baca berita di situs favorit kita. Iklannya bisa terkesan mengganggu banget, tapi kadang-kadang ada juga yang memang sesuai dengan topik atau hal yang sedang kita cari.

    Buat saya, yg menarik diketahui adalah bagaimana model bisnis dari sistem periklanan online ini.
    Dari model bisnisnya, periklanan online bisa dibagi 3 macam yaitu Pay per Click, Pay per View, & Pay per lead. Apa maksudnya? yukk kita bahas satu persatu.

    Pay Per View
    Iklan ini dibayar berdasarkan jumlah view. Misalnya di website A yg melayani 1000 tampilan halaman web per hari, maka pengiklan akan membayar sebanyak jumlah view tersebut.

    Pay pe Clik

    Iklan ini akan dibayar setiap kali ada klik pada iklan yg ditayangkan. Jadi view saja tidak dihitung tapi yg lebih penting adalah jumlah klik yang kira-kira menunjukkan jumlah pengunjung yg berminat.


    Pay per Lead
    Model bisnis iklan pay per lead kira-kira bisa dianalogikan seperti MLM yg membayarkan komisi setiap kali ada penjualan. Dalam hal ini, iklan dibayar berdasarkan jumlah transaksi yg selesai. Misalnya seorang blogger merekomendasikan buku di amazon.com maka dia mendapat komisi per jumlah buki yg terjual melalui rekomendasinya. Sederhananya, tanpa transaksi tidak ada komisi.

    Selain ketiga model bisnis periklanan online di atas, tentu ada lagi model-model kombinasi atau model bisnis yang benar-benar baru ke depannya.

    Mana yang paling baik dari ketiga model bisnis di atas? 
    Jawabannya tergantung jenis campaign dan produk/layanan yang diiklankan, dan juga tergantung perilaku pengunjung website/blog tempat iklan dipasang. Tentang hal ini, saya akan upayakan bahas di posting yang lain.




    Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. (Wikipedia)

    Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.

    Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.


    Bentuk dasar kepemilikan bisnis
    Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:

    Perusahaan perseorangan
    Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.

    Persekutuan
    Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma.

    Perseroan
    Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.

    Koperasi
    Koperasi adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda.

    Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan seharihari {Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussiness is then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of
    our society) [Huat, T Chwee,1990] {Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert]

    Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa  Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi

    Aspek-aspek bisnis :
     Kegiatan individu dan kelompok
     Penciptaan nilai
     Penciptaan barang dan jasa
     Keuntungan melalui transaksi

    Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikroekonomi dan makroekonomi
    1. Fungsi Mikro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung

    Pekerja / Karyawan
    Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil
    kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba

    Dewan Komisaris
    Memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan

    Pemegang Saham
    Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap perusahaan

    2.Fungsi Makro Bisnis
    Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung
    Masyarakat sekitar perusahaan
    Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan

     Bangsa dan Negara
    Tanggung jawab kepada bangsa dan negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak

⬆
Top